Situs Informasi Tempat Wisata, Sejarah, Dan Seni Budaya Di Kota Cianjur

Sunday, January 28, 2018

Sejarah Istana Presiden Cipanas Cianjur Yang Wajib Diketahui

Istana Cipanas - yaitu satu diantara enam Istana Kepresidenan Republik Indonesia. sesuai dengan namanya istana ini terdapat di daerah Cipanas, Jawa Barat dekat dengan jalan raya yang menghubungkan Jakarta serta Bandung lewat puncak. Istana yang berjarak sekitaran 103 km dari Jakarta atau sekitaran 20 km dari kota Cianjur ini persisnya terdapat di Desa Cipanas Kab. Cianjur, di kaki Gunung Gede di ketinggian 1. 100 m di atas permuakaan laut. Bangunannya berdiri diatas lahan dengan luas 26 ha dengan luas bangunan menjangkau 7. 760 m2. 
SEJARAH ISTANA KEPRESIDENAN CIPANAS YANG WAJIB KITA KETAHUI

Kata Cipanas datang dari bahasa sunda yang berarti ci atau cai yaitu “air” serta panas bermakna “panas”. Nama itu di ambil karena daerah Cipanas mempunyai sumber air panas yang memiliki kandungan belerang yang kebetulan sumber air panas itu ada didalam komplek Istana Cipanas. 
Dulu yang memiliki Istana Cipanas yaitu seseorang tuan tanah Belanda bernama Van Heots th. 1740. Pada saat pemerintahan Gubernur Jend. Gustaaf Willem van Imhof. Karna dinilai begitu bersih dan mempunyai udara yang begitu sejuk serta fresh, bangunan itu digunakan jadi satu resor serta tempat peristirahatan untuk Gubernur Jendral Hindia Belanda. 

Istana Cipanas juga sudah dipakai untuk acara-acara perlu dalah sejarah Republik Indonesia. Pada tanggal 13 Desember 1956, ruangan makan di Gedung paling utama jadikan oleh cabinet Soekarno untuk melakukan pertemuan dalam buat ketentuan merubah nilai uang Indonesia dari Rp. 1, 000 jadi Rp. 1, 00 (Redenominasi) yang ketika itu tempat administrasi ekonomi dijabat oleh Meteri Keuangan, Frans Seda. 

Sesuai sama peranannya, istana tidak dipakai untuk terima tamu terkecuali untuk acara-acara spesifik seperti ketika kunjungan Ratu Juliana dari Belanda ke Indonesia di th. 1971. Pada tanggal 14-17 April 1993, istana Cipanas juga dipakai jadi tempat pertemuan untuk berperang faksi Filipina atas prakarsa Presiden Soeharto. Menteri Luar Negeri Ali Alatas memimpin negosiasi pada pemerintah Filipina serta grup MNLF (Moro National Liberation Front) yang dipipimpin oleh Nur Misuari. Semuanya delegasi bermalam di komplek istana Cipanas. 


SEJARAH ISTANA KEPRESIDENAN CIPANAS YANG WAJIB KITA KETAHUI

Istana Cipanas terbagi dalam bangunan paling utama, enam pavilion, satu bangunan spesial serta dua bangunan yang lain, nya ialah jadi reservoir air panas serta satu sekali lagi jadi mesjid. 

Bangunan tua yang dengan resmi dimaksud Gedung Induk Istana Kepresidenan Cipanas berdiri diatas lahan seluas 982 m2. Sesuai sama namanya, gedung in yaitu gedung paling besar apabila dibanding dengan bangunan beda di komplek istana. Gedung paling utama dipakai oleh Presiden Indonesia atau Wakil Presiden serta keluarga mereka untuk beristirhat serta bersantai. Susunan asli bangunan paling utama dibuat memakai kayu jati serta ditegakkan dengan besi cor. Dalam perubahan setelah itu, sebagian lantai serta dinding diperbaiki. 

Gedung paling utama sesuai sama peranannya terbagi dalam ruangan tamu, kamar tidur, ruangan kerja, ruangan bubuk, ruangan makan serta teras belakang. Dengan spesial, ruangan tamu yaitu di atas panggung dengan lantai kayu. Satu diantara dinding lorong paling utama dihiasi dengan lukisan bernama Jalanan Seribu Pandang yang dilukis oleh Soejono DS yang dicat pada th. 1958. 

Walau dibuat dengan bertahap, istana enam pavilion pada akhirnya dibuat di sekitar Gedung Paling utama, persisnya di halaman belakang gedung, Ke-6 pavilion dinamakan ciri-khas wayang di hindi epic Mahabharata yakni, Yudhistira Pavilion, Nakula Pavilion, Sahadewa Pavilion, serta Abimanyu Pavilion. Pertam tiga paviliun dibuat pada saat kekuasaan Belanda di th. 1916. Lalu tiga paviliun beda dibuat di masa pemerintahan presiden Soeharto th. 1983. Diluar itu ada pula dua bangunan yang lain yang bernama Tumaritis I Pavilion serta Tumaritis II Pavilion yang letaknya terpisah dari Gedung Paling utama serta ke-6 paviliun. 


SEJARAH ISTANA KEPRESIDENAN CIPANAS YANG WAJIB KITA KETAHUI

Bangunan Bentol yaitu bangunan yang unik terdapat di belakang gedung paling utama serta tambah lebih kecil dari gedung paling utama serta ke-6 paviliun. Tetapi, bangunan ini berdiri lebih tingggi dari bangunan beda, termasuk juga gedung paling utama. Hal semacam ini dikarenakan kenyataan kalau bangunan ini terdapat di lereng gunung. Bangunan tersebut di arsiteki oleh 2 pria berkebangsaan Indonesia, RM. Soedarsono serta F. Silaban. 
Di bagian belakang Gedung Paling utama terdapat banyak bangunan lainnya. Tetapi peranan terbesar untuk kehadiran Istana Presiden di Cipanas yaitu sumber air panas mineralnya. Oleh karenanya, untuk menyimpan limpahan air dibangunlah dua kamar mandi. Satu spesial untuk presiden atau wapres serta keluarga mereka serta satunya sekali lagi untuk orang yang lain yang temani presiden atau ajudanya. Ke-2 kamar mandi itu diperlengkapi sarana serta mebel. 

Berikut artikel tentang SEJARAH ISTANA KEPRESIDENAN CIPANAS. kita sebagai warga cianjur wajib mengetahui sejarah istana kepresidenan ini. semoga artikel ini bermanfaat bagi rekan-rekan semua, terima kasih telah berkunjung :)

No comments:

Post a Comment